Antara Cinta Dulu Dan Sekarang
Ini sebuah kisah cinta yang kelihatan fiksi, tidak nyata, dan omong kosong belaka. Tapi ini sebuah kisah cinta yang nyata dan bukan omong kosong. Ini terjadi ketika aku merasakan patah hati untuk yang pertama kali. Patah hati inilah yang buat aku malas behubungan dengan yang namanya cinta. Hal itu juga membuatku menjadi seorang yang brengsek dalam bercinta. Berganti-ganti pasangan, menjadi sok playboy, mengincar semua cewek (yang mampu diincar) dan tak mengenal cantik jelek muda atau tua. Semuanya aku cintai tapi tidak menggunakan perasaan. Entah jauh dalam lubuk hati aku merasa ingin mempunyai seseorang yang sangat sempurna dalam hidupku, tapi tidak aku temukan.
Hari berganti, bulan juga telah berganti. aku tetap tidak merasakan apa namanya cinta bahkan setelah mantan menikah dengan orang lain. Hatiku semakin remuk ketika dia mengundangku dalam pernikahannya. Hatiku bimbang antara datang atau tetap dirumah. Sunyi, sepi dan kebingungan menyelimutiku. Hatiku berbisik untuk mencari seorang pasangan dan berjanji tidak akan meninggalkannya walau badai angin yang menerjang.
Tiga tahun lebih aku mencari sesosok wanita itu dan berbagai wanita jatuh kepelukanku namun rasa yang aku rasakan bukan cinta dan sayang, namun hanya sebatas teman istimewa gak lebih. Rasa bosan menyelimuti, Apa salahku sehingga merasakan cinta untuk kedua kalinyapun tidak bisa. Didalam keputus asaanku hadirlah seorang cewek yang periang, manis, dan suka sekali dengan humor. Mencoba aku dekati namun yang kurasa malah aku tidak selevel dengan dia. Dia cantik aku buruk rupa. Namun itu tak menyulutkanku untuk menjauhinya, aku rela menjadi sampah didepannya asal dia bisa tersenyum kepadaku dan bilang “Ben, kamu itu lucu ya :D”. Beribu keinginan aku untuk melindunginya, membuatnya tertawa dan membahagiakan dia bukan hanya dari materi tapi dengan caraku sendiri.
Namun, dia sudah dimiliki oleh seorang teman lamanya. Hilang sudah harapanku untuk mencari cinta kedua bagiku. Bingung kembali menyelimutiku, rasa ingin memilikinya jauh lebih besar daripada rasa inginku menjauhinya. Ditengah kebingunganku dia mengirimkan sebuah pesan singkat ke aku “Beng kamu bisa gak jemput aku sekarang” Rasa cinta itu kembali dan aku memang bener-bener sayang sama dia. Kujemput dia, dia berpakaian sangat cantik. berkerudung layaknya seorang gadis yang sholehah. Makin tak dapat kubendung perasaan ini. entah apa yang terjadi padaku sehingga aku sangat sayang sama dia.
Malam itu sudah tidak mungkin aku tahan. Aku berusaha untuk menyatakan perasaanku tapi sebelumnya aku harus membuat sebuah keputusan yang sama sekali bukan seharusnya aku lakukan. Aku harus membuat dia berpisah dengan kekasihnya sekarang. Jahat memang, tapi inilah yang harusnya aku lakukan. Dan betapa bahagianya dia mau berpisah dengan kekasihnya. Dan setelah waktunya tiba kuungkapkan perasaanku yang sesungguhnya kepadanya. Dan yang lebih bahagia lagi dia mau menerima cintaku, dia mau menerima aku apa adanya. Tuhan aku janji akan jaga dia, aku janji akan bahagiakan dia, aku janji dia adalah satu-satunya buatku, aku janji. karena aku tidak butuh apapun dari dia, yang aku butuhkan hanyalah Cinta dan kasih sayangnya.
.png)







